Penggunaan Aplikasi “Kosipin” Sebagai Langkah Akuntabilitas Pada Koperasi Simpan Pinjam “Gemah Ripah” Desa Busukan, Kelurahan Mojosongo, Surakarta

Kegiatan P2M yang dilaksanakan oleh Tim P2M Prodi Pendidikan Matematika FKIP UNS, yang terdiri dari Henny Ekana C, S.Si, M.Pd, Dr Triyanto, M.Si , Dr Farida Nurhasanah M.Pd, Getut Pramesti, S.Si, M.Si, dan Rubono Setyawan S. Si, M.Sc, bertujuan untuk mengembangkan aplikasi manajemen keuangan dengan menggunakan Microsoft Access. Microsoft Access adalah program aplikasi keluaran Microsoft yang berguna untuk membuat, mengolah, dan mengelola database (basis data) model relasional, karena terdiri dari lajur kolom dan lajur baris (Nana Suarna, 2011). Sifat relasional manajerial dari Microsoft Acces inilah yang tim abdimas gunakan dalam pengembangan program aplikasi pada sistem manajemen administrasi koperasi simpan pinjam, untuk menghasilkan sebuah informasi administrasi yang akuntabel dan efektif.

Kegiatan P2M ini dilaksanakan dari bulan Mei-Oktober 2019, dengan tahapan-tahapan pendekatan prototyping, yang dimulai dari analisa kebutuhan terkait aplikasi yang akan dikembangkan seperti data apa saja yang dibutuhkan dalam aplikasi tersebut melalui wawancara dan observasi ke pengurus koperasi sebagai perencanaan awal. Tahap selanjutnya adalah pengembangan desain. Pada kegiatan pengembangan desain, tim abdimas melibatkan mahasiswa Pendidikan Matematika : Sugeng Sulistiyawan NIM K1315050. Desain aplikasi yang dipilih adalah menggunakan Microsoft Acces, karena kemampuannya dapat digunakan untuk mengolah database yang saling berhubungan sehingga menghasilkan informasi (report) semua input data yang dilakukan oleh user (dalam hal ini pengurus koperasi) tentang aktivitas keanggotaan seperti peminjaman, riwayat peminjaman, setoran tabungan (simpanan), jumlah anggota dll sehingga memudahkan pengurus untuk melakukan administrasi, perubahan data aktivitas ataupu melakukan edit data dengan cepat. Adapun beberapa tampilan dari hasil pengembangan aplikasi adalah sebagai berikut :

Tampilan awal aplikasi, berisi data anggota : nama, alamat, nomor keanggotaan dan nomor telpon anggota

Tampilan pada menu pinjaman

Sedangkan tahap uji hasil pengembangan aplikasi, dilaksanakan pada tanggal 28 September 2019, pada rapat anggota koperasi simpan pinjam “GEMAH RIPAH” Busukan, Mojosongo, Surakarta.

Dari kegiatan pelaksanaan penggunaan aplikasi tersebut diperoleh respon positif baik dari anggota koperasi maupun pengurus, bahwa dengan aplikasi tersebut membantu dan memudahkan dalam pelaksanaan manajemen koperasi memberikan kemudahan anggota untuk melihat data/mengakses administrasi yang dilakukan pengurus atas semua kegiatan keuangan koperasi dengan cepat, tepat dan akuntabel, karena pengelolaan koperasi tersebut masih dikelola oleh warga sendiri yang notabene kepengurusan bersifat kerelaan warga tanpa ada keterikatan administrasi, sehingga pengurus tidak bisa sepenuhnya “all out” terjun dalam manajemen koperasi. Namun, penting untuk bagaimana membuat koperasi bagi masyarakat khususnya warga sekitar tetap terbuka dan berdiri atas kesadaran masyarakat sendiri, melalui penerapan prinsip-prinsip keuangan yang bertanggung jawab kepada anggota demi keberlanjutan usaha.

Tulisan ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.