Pemanfaatan Hasil Program AKSI For School untuk Meningkatkan Pembelajaran Berorientasi HOTS bagi Guru Matematika SMP Kota Surakarta

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UNS,  bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMP Kota Surakarta telah melaksanakan Pemanfaatan Hasil Program AKSI For School Untuk Meningkatkan Pembelajaran Berorientasi HOTS Bagi Guru Matematika SMP Kota Surakarta pada 24, 31 Juli serta 7, 14 Agustus 2019 bertempat di Aula SMPN 26 Surakarta dengan jumlah peserta 35 Peserta.

AKSI for school adalah salah satu upaya untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kompetensi siswa. Didesain sebagai penilaian formatif yang ringkas, mencakup topik-topik yang esensial dan fundamental, disajikan dalam bentuk modul komputer sehingga memudahkan replikasi dan dokumentasi data. AKSI for school diharapkan menjadi salah satu sumber belajar bagi siswa dan guru. AKSI for school  merupakan upaya penjaminan mutu pendidikan secara nasional pada satuan pendidikan SD/MI, dan SMP/MTs.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan 1) Tersosialisasikan kebijakan pemerintah tentang Program AKSI for school ini ke anggota MGMP matematika di Kota Surakarta, 2) Terlatihnya guru-guru matematika di kota Surakarta memanfaatkan Program AKSI yang dikeluarkan oleh PUSPENDIK Kemdikbud, 3) Terdapat 35 guru di kota Surakarta yang sanggup mengimbaskan pengetahuaannya kepada guru-guru matematika dilingkungan sekolah masing masing dan 4) Terinspirasinya guru-guru matematika SMP di Kota Surakarta untuk melakukan pembelajaran yang berorientasi Pada HOTS.

Kegiatan pengabdian berupa pelatihan dimulai dengan rapat tim P3M Prodi Pendidikan Matematika UNS (Dr. Imam Sujadi, M.Si, Ira Kurniawati, S.Si, M.Pd dan Arum Nur Wulandari, S.Pd, M.Pd) dengan tim inti dari MGMP Matematika SMP Kota Surakarta sebanyak 5 orang untuk mendiskusikan skenario pelatihan, menyiapkan materi pelatihan serta menyiapkan administrasi untuk kegiatan pengabdian tersebut. Selanjutnya Pelatihan dibagi menjadi 4 tahap, yaitu sebagai berikut: 1) Kebijakan pendidikan, Pembekalan tentang penilaian, dan Pembelajaran Abad 21, 2) Pelatihan penggunaan Program AKSI, 3) Pelatihan identifikasi kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada program AKSI for school, dan 4) Pelatihan pengembangan pembelajaran untuk mengatasi kesulitas siswa dalam menyelesaikan soal HOTS.

Dari kegiatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa guru peserta pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru dalam menggunakan program AKSI, Semua peserta dilatih untuk menjalankan Program AKSI dan semua guru bisa menggunakan program tersebut.

Selain itu terjadi Peningkatan Kompetensi Guru dalam menganalisi soal HOTS, dan dengan gan berkelompok guru mampu menganalisis soal dalam Program AKSI dan memanfaat untuk merancang pembelajaran berdasar analisis tersebut. Kegitan pelatihan ini juga memotivasi guru-guru agar lebih banyak memanfaatkan TIK dalam pembelajaran dan tidak terbatas hanya pada perangkat komputer atau laptop. Pelatihan ini dilakukan selama 32 Jp, sehingga secara administratif pelatihan ini bermanfaat untuk Guru dalam melakukan PKB untuk menunjang karir Guru.

 

Tulisan ini dipublikasikan di Berita, Penelitian & Pengabdian. Tandai permalink.